PEREMPUAN itu makhluk Tuhan paling seksi.
Tapi keseksian yang mengagumkan itu bisa seketika luntur dikarenakan satu hal: menstruasi.
Saya sih sebenarnya kurang setuju jika para cowok bilang “saat menstruasi semua cewek mendadak jadi monster”. Bukannya membela, tapi menstruasi memang memberikan dampak yang rada ‘mengerikan’ untuk sebagian orang.Bayangin aja, mood kamu mendadak naik turun nggak tentu arah. Belum juga usai bahagia ketawa-ketiwi bareng teman, eh beberapa saat kemudian sudah mellow total bagaikan tersapu badai kesedihan yang datangnya entah dari mana. Belum lagi kalau kram dan nyeri sudah mampir, wah, kalau sudah begini term “senggol bacok” yang sudah menyeramkan itu bisa diganti menjadi “senggol, makan”. Karena saat PMS, semua orang rasanya mau dilumat karena gampang kesal.
Hal yang paling membuat gusar buat saya di saat PMS adalah nyeri yang keterlaluan. Kalau urusan mood yang tak karuan buat saya masih bisa dikendalikan selama ada pelukan yang masih bisa saya dapat secara gratisan. Kalau sudah nyeri? Wah, semua kerjaan bisa tak kelar-kelar. Sebagai perempuan yang mobilitasnya tinggi dan suka jalan-jalan, sebisa mungkin saya menghindari nyeri datang bulan. Maklum, saya itu orangnya nggak bisanahan sakit. Disakitin mantan aja nyerah, gimana lagi disakitin nyeri haid coba.
Setelah browsing dan nyari tahu sana-sini akhirnya saya menemukan formulaajib untuk penghilang nyeri di saat haid. Formula ajib nan keren itu tak lain dan tak bukan adalah Feminax yang sebenarnya sudah dari remaja saya konsumsi. Dulu waktu masih muda (cie muda), saya sering disuruh mama minum Feminax setiap nyeri. Dan ternyata ini ‘benda keramat’ masih ada sampai sekarang. Seketika saya merasa reuni dengan teman lama.